40 Warga Binaan Lapas I Madiun Asah Keterampilan Menjahit dan Mebeler


IMR_CHANNEL
MADIUN - Keterampilan atau skill memang dibutuhkan sebagai penunjang mendapatkan rezeki. Tak terkecuali bagi mereka yang kini masih menjalani masa hukuman karena tersandung perkara kriminal.

Oleh karena itu, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun memberikan pelatihan keterampilan menjahit dan mebeler kepada 40 warga binaan. Kegiatan itu dibuka hari ini, Kamis (12 Mei 2022) di bengkel kegiatan kerja Lapas setempat.

Tidak tanggung-tanggung, pelatihan itu menggandeng mentor dari UPT BLK Ponorogo dan UPT BLK Madiun. Warga binaan akan dilatih selama 40 hari ke depan.

Kabid Kegiatan Kerja Lapas I Madiun Slamet Budiono berharap agar WBP memanfaatkan kesempatan itu untuk mengasah ketrampilan. Nantinya, ketrampilan itu dapat dijadikan modal untuk mangais rezeki. 

"Manfaatkan kegiatan pelatihan dengan sungguh-sungguh agar bisa mendapatkan manfaat setelah selesai," kata Slamet.

Manfaat yang diharapkan apabila para WBP sudah rampung menjalani masa hukuman pidana. Kemudian, kembali kembali ke masyarakat. Maka, ketrampilan itu bisa untuk membuka usaha secara mandiri.

Sementara itu, perwakilan dari UPT BLK Ponorogo Slamet mennyampaikan bahwa pihaknya siap memberikan pelatihan kepada WBP Lapas I Madiun.

"Kami punya tenaga pengajar yang ahli sehingga siap membimbing WBP dari Nol sampai mahir mempunyai keterampilan menjahit dan menghasilkan produk produk mebel" tutur Slamet. (*/red)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bebas Setelah Terima Remisi, Empat Napi Lapas Madiun Sujud Syukur

Ini Respon Kalapas I Madiun Tentang Aplikasi TEGAS

Penuhi Kebutuhan Makanan WBP, Dapur Restorasi Lapas I Madiun Berikan 10 Hari Siklus Jadwal Menu Makan