Kalapas I Madiun Harapkan Amalan di Bulan Puasa Tetap Dilanjutkan
IMR_CHANNEL, MADIUN – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun, Kunrat Kasmiri mengatakan bahwa Lebaran merupakan momentum untuk memperbaiki diri. Apalagi, setiap muslim sudah ‘digembleng’ selama sebulan penuh saat Ramadan yang baru berlalu.
Pada bulan penuh berkah itu, setiap muslim diwajibkan menjalankan puasa. Dalam ibadah itu tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, namun melawan hawa nafsu yang muncul dari diri sendiri.
“Mari kita tingkatkan ketakwaan kita, meningkatkan keimanan kita untuk menjadi manusia yang jauh lebih baik dari sebelumnya,” kata Kunrat usai pelaksanaan Salat Idul Fitri berjamaah, di lapagan lapas setempat, 1 Syawal 1433 Hijiryah atau Senin, 2 Mei 2022.
Menjadi manusia yang lebih baik merupakan tujuan akhir dari puasa. Oleh karena itu, ibadah-ibadah selama Ramadan diharapkan terus diaplikasikan pada hari-hari pada bulan di luar bulan suci.
Sementara itu, Salat Idul Fitri berjamaah yang berlangsung di lapas diikuti ratusan warga binaan pemasyarakatan. Selain itu, ibadah sunah yang diimami Ustaz Rifa’ih Alvin diikuti pegawai lapas setempat.
Para jamaah itu nampak tertib, khusuk, dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Salah satunya dengan menggunakan masker.
Penerapan protokol kesehatan merupakan instruksi pemerintah pusat. Ini untuk menyegah penyebaran Covid-19 yang hingga kini masih berpotensi menular. Apalagi, status pandemi belum berubah menjadi endemi. (*/red)

Komentar
Posting Komentar