Kalapas I Madiun Tegaskan Tahun Baru Hijriyah Sebagai Sarana Introspeksi
IMR_CHANNEL, MADIUN - Tahun Baru Hijriyah banyak dimaknai sebagai momentum untuk berhijrah lebih baik. Motivasi itu melatarbelakangi pihak Lapas Kelas I Madiun menggelar pengajian umum serta membuka program pemberantasan buta aksara Alquran. Untuk pengajian umum di Masjid At-Taubah penjara setempat, Selasa, 2 Agustus 2022.
Sejumlah pihak mengikutinya, seperti Kalapas setempat Kunrat Kasmiri, pejabat struktural Lapas I Madiun dengan diisi ceramah dari KH Sonhaji.
Kalapas I Madiun mengatakan bahwa melalui kegiatan itu, pihaknya mengajak untuk meningkatkan keimanan da ketakwaan. Momentum Tahun Hijriyah juga diharapkan sebagai upaya hijrah dengan melakukan introspeksi terkait ibadah wajib dan sunnah yang selama ini dilakukan semua pihak.
"Kalau di luar kita selalu sibuk perkara dunia sampai lupa kewajiban kita sebagai makhluk Allah, apa yang kita sombongkan di dunia ini tidak ada, selagi masih sehat, gunakan kesempatan ini untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah kita semua," Kunrat berpesan.
Untuk program pemberantasan buta huruf Alquran secara resmi dimulai pada hari ini. Kami harapkan dikabulkan Allah SWT dan apa yang kerjakan semua ini dinilai sebagai ibadah," tambah Kunrat.
Sementara itu KH.Ahmad Sonhaji selaku penceramah menyampaiakan untuk bermuhasabah evaluasi diri sebagai manusia. Ketika individu sudah mampu mengevaluasi diri maka selanjutnya dipastikan pasti bisa menjadi pribadi yang lebih baik.
"Kalau sebelum masuk di Lapas I Madiun warga binaan belum bisa membaca alquran maka apabila nanti keluar dari sini saudara semua harus lancar membaca alquran, mari kita semua untuk selalu mendorong diri kita pribadi semua untuk selalu menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke hari. Itu yg namanya muhasabah," ujar Ahmad. (red)

Komentar
Posting Komentar